UNIVERSITAS MUSLIM BUTON MENJAWAB PROBLEMATIKA PENDIDIKAN


UNIVERSITAS MUSLIM BUTON MENJAWAB PROBLEMATIKA PENDIDIKAN.


UMU Buton adalah kampus milenial yang menawarkan konsep kewirausahaan dan kemampuan kepemimpinan sesuai bidang program studi masing-masing. Kampus ini lahir disaat terjadi krisis "keunggulan karakter" terutama bagi anak muda zaman now yang sedang menghadapi dekadensi moral dan kurangnya keterampilan yang dimilikinya sehingga berakibat mereka yang telah lulus di perguruan tinggi dengan menyandang gelar Sarjana harus tergantung terus menerus pada penerimaan CPNS, tenaga honorer, ataupun menjadi karyawan di perusahaan swasta, selain dari itu tidak lain adalah menjadi pengangguran intelektual.


Perguruan tinggi bukan hanya mencetak para lulusan yang dipaksakan menghafal berbagai macam teori tanpa dikuatkan dengan kemampuan keterampilan kewiirausahaan dan leadership di bidangnya masing-masing. Pada akhirnya teori itu hanya akan menjadi hafalan saja dan akan terlupakan seiring perjalanan mereka mencari dan mendapatkan pekerjaan.


Kini telah dimulai pendaftaran mahasiswa baru, dengan biaya pendidikan yang cukup mencekik leher dan menguras isi dompet. Maka UMU Buton hadir menjawab berbagai macam persoalan tersebut di atas, yaitu perguruan tinggi tidak boleh bergantung pada SPP yang dibayar oleh mahasiswa setiap semester, tetapi perguruan tinggi harus mempunyai usaha lain agar tidak menjadikan mahasiswanya tersiksa oleh biaya pendidikan yang telah melambung tinggi.

Gimana cara kawan?
Jadi cara UMU Buton terlepas ketergantungan pada SPP mahasiswa adalah UMU Buton akan mengembangkan puluhan bisnis untuk menjadikan berdaya saing kedepannya yang nantinya akan menjadi pendapatan bagi kampus dan mahasiwa, di dalam bisnis itu tentunya melibatkan mahasiswa setiap program studi yang telah menempuh pendidikan di UMU Buton sehingga mahasiswa dapat belajar sambil berwirausaha.
“Kita sudah siap, kita sudah identifikasi itu, 60 unit bisnis yang kita akan kembangkan. Kedepan UMU Buton tidak mengharapkan SPP mahasiswa,” ungkap Ibrahim Marsela seusai persemian Kampus UMU Buton, sabtu (06/07).

Pernyataan di atas mempertegas bahwa UMU Buton akan menguatkan penerapan kewirausahaan dan leadership yang kuat agar saat para mahasiswa/mahasiswinya menempuh kuliah di UMU Buton tidak perlu menguras financialnya hanya karena biaya studi yang meroket dan mereka yang menyelesaikan pendidikan, bukan lagi bergantung pada CPNS atau karyawan swasta tetapi menjadi pengusaha di bidangnya masing-masing.

Jangan pikir lama bapak/ibu/ saudara/ saudariku yang tercinta..mari Kuliah di UMU Buton, Pendidikan adalah hak anda, maka gunakanlah hak anda dengan baik, dengan kuliah di UMU Buton agar kita menjadi generasi produktif dan maju.

SALAM UMU BUTON.

http://baubaupost.com/2019/07/08/umu-buton-tidak-bergantung-pada-spp-mahasiswa/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFIL DARMIN HASIRUN

CERITA SEPUTAR KEGIATAN PRAKTIKUM DI DESA BANABUNGI

JEBAKAN SKEMA PONZI