Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

HARI PERTAMA BAKTI SOSIAL DI DESA KAPOA

Gambar
  Menyeberang untuk Mengabdi, Pulang Membawa Cerita   Ada perjalanan yang sekadar membawa seseorang dari satu tempat ke tempat lain. Namun, ada pula perjalanan yang sejak langkah pertama telah membawa sebuah niat yaitu datang untuk mengabdi, hadir untuk belajar, dan pulang dengan membawa cerita.   Perjalanan itu dimulai Jumat pagi, 14 Agustus 2026.   Sejak pukul 09.30 Wita, sebanyak 13 orang yang terdiri atas empat dosen dan sembilan mahasiswa Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum (FIPH) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) telah berkumpul di Pelabuhan Topa, Kota Baubau. Di hadapan mereka terbentang laut yang akan diseberangi menuju Desa Kapoa, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan. Tempat selama tiga hari ke depan mereka akan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial.   Pelabuhan pagi itu menjadi titik awal sebuah perjalanan yang tidak hanya berkaitan dengan jarak, tetapi juga tentang perjumpaan dengan masyarakat.   Sambil menunggu kat...

MAHASISWA HARUS DIBIMBING, BUKAN DIDOKTRIN

Gambar
Saya meyakini bahwa ruang kelas bukanlah tempat untuk mendoktrin mahasiswa dengan kekuasaan dosen, apalagi membungkam mereka melalui ancaman atau intimidasi. Kelas seharusnya menjadi ruang akademik yang membebaskan, tempat setiap mahasiswa memiliki keberanian untuk berpikir, bertanya, mengkritik, dan menyampaikan pendapatnya secara bertanggung jawab. Saya tidak mengharapkan mahasiswa menjadi peniru pikiran dosennya. Sebaliknya, saya berharap mereka berani tampil berbeda, berani menyampaikan pandangan yang tidak sejalan dengan dosen, bahkan jika perlu berseberangan dengan pandangan dosennya, selama argumentasi yang dibangun didasarkan pada data, teori, logika, dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dalam dunia akademik, perbedaan pendapat bukanlah ancaman, melainkan sumber lahirnya pengetahuan baru. Seorang dosen bukanlah pemilik kebenaran mutlak. Dosen adalah fasilitator, pembimbing, sekaligus mitra intelektual yang membantu mahasiswa menemukan cara berpikir ya...