Postingan

CERITA SEPUTAR KEGIATAN PRAKTIKUM DI DESA BANABUNGI

Gambar
Foto bersama di Kali Biru "Kemele Lakua" Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo Pagi itu cuaca terlihat begitu cerah. Saya memulai perjalanan dari Kota Baubau menuju Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Pada pukul 07.30 Wita, saya berangkat menggunakan sepeda motor dengan kecepatan sedang. Biasanya, perjalanan dari Baubau ke Pasarwajo memakan waktu sekitar satu jam. Kegiatan praktikum direncanakan dimulai pukul 09.00 Wita, sesuai jadwal dalam surat resmi yang telah kami kirimkan kepada Pemerintah Desa Banabungi dua hari sebelum pelaksanaan. Saya sengaja berangkat lebih awal agar perjalanan lebih santai tanpa harus terburu-buru. Sepanjang jalan, saya menikmati pemandangan alam yang indah, udara yang segar, dan sesekali tetap berhati-hati dalam berkendara. Namun, ada satu pemandangan yang membuat saya terkejut. Di wilayah Kecamatan Sorawolio, pohon-pohon yang dulunya rindang kini tampak gundul akibat penebangan hutan yang cukup masif. Padahal, pada papan inf...

PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS LEMAH TATA KELOLA

Gambar
  Sebelum saya lebih tajam mengkritisi kebijakan Makan Bergizi Gratis disingkat MBG, terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan pihak penyedia makanan MBG yang telah berusaha mengadakan program ini di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Program yang sebenarnya sangat baik bagi tumbuh kembang anak dengan harapan dapat membantu ekonomi keluarga dalam menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anaknya, program ini sejalan dengan ungkapan oleh James Heckman (peraih nobel ekonomi dunia 2000) yang menekankan bahwa “nutrisi yang baik adalah fondasi utama dari perkembangan kognitif dan fisik anak. Seorang anak yang kekurangan giri tidak akan mampu menyerap pendidikan dengan baik, sehingga investasi di bidang pendidikan tanpa didukung gizi akan menjadi kurang optimal”. Semangat dan filosofi program MBG ini tidaklah sejalan dengan fakta di lapangan yang masih menyisahkan berbagai permasalahan mulai dari alergi, menu yang tidak sesuai selera anak, kualitas makanan yang ...

MAHASISWA APD MEMBANGUN GERAKAN LITERASI PEMUDA DESA MELALUI LENTERA ILMU

Gambar
  Perkenalkan, nama saya Aynun Fajar, biasa dipanggil Fajar, mahasiswa Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah semester I di Universitas Muslim Buton. Selain menempuh pendidikan di kampus, saya juga berprofesi sebagai pedagang di Pasar Ambuau sekaligus aktif sebagai pegiat literasi di desa. Bersama rekan-rekan, saya mendirikan sebuah komunitas baca bernama “Lentera Ilmu”. Komunitas ini hadir untuk membuka akses literasi yang lebih luas, terutama bagi anak-anak usia dini, remaja, dan pemuda. Selain menjadi sarana membaca, Lentera Ilmu juga berfungsi sebagai ruang diskusi produktif dan wadah untuk mengembangkan ide-ide kreatif serta inovatif bagi generasi muda desa. Saya berdomisili di Desa Ambuau, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. Realitas yang saya saksikan adalah semakin banyak anak muda yang meninggalkan kebiasaan membaca, berdiskusi, dan berkarya. Dari kegelisahan inilah, saya bersama rekan-rekan berinisiatif membentuk Lentera Ilmu dengan harapan dapat menumb...